Rehabilitasi Pelabuhan Tahuna Dimulai, Diharapkan Perkuat Konektivitas Kepulauan Sangihe

oleh -70 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com— Proyek rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Laut Tahuna resmi dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) yang digelar di kawasan pelabuhan, Jumat, 5 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menilai pembangunan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah perbatasan.

 

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan Pelabuhan Tahuna merupakan infrastruktur vital yang selama ini menjadi pintu utama mobilitas orang dan distribusi barang di wilayah kepulauan tersebut.

 

“Pelabuhan ini menjadi urat nadi perekonomian Kabupaten Kepulauan Sangihe karena menghubungkan masyarakat dengan berbagai daerah di Sulawesi Utara maupun wilayah lain di Indonesia,” kata Thungari dalam sambutannya.

 

Menurut dia, peningkatan kualitas fasilitas pelabuhan akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi logistik serta membuka peluang pengembangan sejumlah sektor unggulan daerah. Dengan infrastruktur yang lebih memadai, biaya distribusi barang diharapkan dapat ditekan sehingga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok menjadi lebih mudah.

 

Selain itu, rehabilitasi pelabuhan dinilai akan memperkuat daya tarik investasi, terutama pada sektor perikanan, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi maritim yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Sangihe.

 

Thungari meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut menjaga profesionalisme dan kualitas pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja selama proses konstruksi berlangsung.

 

Pemerintah daerah, kata dia, berharap masyarakat sekitar turut mendukung pelaksanaan proyek sehingga seluruh tahapan rehabilitasi dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai.

 

Dalam kesempatan itu, Thungari mengungkapkan rehabilitasi Pelabuhan Tahuna merupakan tindak lanjut dari perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Ia menyebut proyek tersebut merupakan hasil dari kunjungan Menteri Perhubungan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe pada akhir tahun lalu.

 

Menurut Thungari, total alokasi anggaran pembangunan infrastruktur yang diterima Kabupaten Kepulauan Sangihe dari pemerintah pusat mencapai sekitar Rp150 miliar. Anggaran tersebut mencakup rehabilitasi Pelabuhan Tahuna serta pembangunan fasilitas di wilayah Matutuang.

 

Selain rehabilitasi fasilitas utama pelabuhan, pemerintah daerah juga berencana menambah fasilitas pendukung berupa toilet di area luar ruang tunggu untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

 

Ground breaking tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna, jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah undangan lainnya.

 

Rehabilitasi Pelabuhan Tahuna diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi laut, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan yang berada di kawasan perbatasan Indonesia

 

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.