Pelanggan IndiHome di Sangihe Pertanyakan Kompensasi, Telkom Tahuna Abai di Tengah Gangguan Internet Berkepanjangan?

oleh -577 Dilihat
Kantor Telkom Tahuna (Foto.ist)
Kantor Telkom Tahuna (Foto.ist)

SangiheReportasemanado.com — Gangguan layanan internet yang melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa hari terakhir mulai memicu gelombang keluhan pelanggan IndiHome. Di tengah keterbatasan akses internet akibat perbaikan jaringan Palapa Ring Tengah, pelanggan mempertanyakan sikap PT Telkom Indonesia melalui unit layanan Telkom Tahuna yang dinilai belum memberikan kepastian mengenai kompensasi atas terganggunya layanan yang tetap mereka bayar setiap bulan.

 

Sejumlah pelanggan mengaku mengalami kesulitan mengakses internet sejak proses perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring Tengah dimulai pada akhir Mei lalu. Kualitas jaringan menurun drastis, bahkan di beberapa wilayah layanan internet nyaris tidak dapat digunakan.

 

“Sampai sekarang kami tetap membayar tagihan penuh setiap bulan. Tetapi ketika jaringan bermasalah selama berhari-hari seperti ini, tidak ada penjelasan soal kompensasi kepada pelanggan. Apakah pelanggan memang harus tetap membayar penuh meski layanan tidak bisa digunakan?” ujar seorang pelanggan IndiHome di Tahuna yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

 

Keluhan serupa ramai diperbincangkan di berbagai grup media sosial dan percakapan masyarakat. Banyak pelanggan mempertanyakan hak mereka sebagai konsumen, terutama karena gangguan terjadi dalam waktu yang cukup lama dan berdampak pada aktivitas pekerjaan, pendidikan, hingga usaha yang bergantung pada koneksi internet.

 

Menanggapi sorotan tersebut, Staf Maintenance IndiHome Telkom Tahuna, Kristianto, menjelaskan bahwa pihaknya hanya meneruskan informasi resmi yang diterima dari Telkom Regional terkait proses perbaikan jaringan Palapa Ring Tengah.

 

Menurut surat resmi Telkom Indonesia Nomor Tel.82/PR 000/T5W-0C000000/2026 tertanggal 28 Mei 2026, gangguan layanan terjadi akibat kerusakan sebagian (partial cut) pada kabel bawah laut Palapa Ring Tengah ruas Tahuna-Melonguane yang merupakan bagian dari jaringan backbone nasional.

 

Dalam surat yang ditandatangani General Manager WITEL SUMALUT, Guruh Adhi Laksana, disebutkan bahwa proses perbaikan jaringan dimulai pada 28 Mei 2026 dan berpotensi menyebabkan penurunan kualitas layanan hingga blackout layanan pada 2 Juni 2026.

 

Telkom juga menyatakan telah menyiapkan layanan cadangan menggunakan satelit dan radio untuk menjaga keberlangsungan konektivitas pelanggan selama masa perbaikan berlangsung.

 

Namun demikian, surat tersebut tidak memuat informasi mengenai kompensasi, potongan tagihan, ataupun bentuk penggantian layanan kepada pelanggan yang terdampak gangguan.

 

“Tidak ada pembahasan soal kompensasi atau penurunan biaya layanan kepada pelanggan IndiHome dalam surat yang kami terima,” kata Kristianto saat dikonfirmasi.

 

Pernyataan itu justru memunculkan pertanyaan baru di kalangan pelanggan. Sebab, meskipun gangguan disebabkan oleh kerusakan infrastruktur nasional di luar kendali pelanggan, masyarakat tetap menjadi pihak yang merasakan dampak langsung berupa hilangnya akses internet selama beberapa hari.

 

Sebelumnya, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) melalui surat resmi Nomor 092/BAKTI.31/UM.01.01/05/2026 mengumumkan adanya kerusakan sebagian kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah pada segmen Tahuna-Melonguane.

 

Perbaikan diketahui berlangsung sejak 28 Mei dan diperkirakan selesai pada 6 Juni 2026. Selama pekerjaan berlangsung, layanan telekomunikasi yang bergantung pada jaringan Palapa Ring di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro mengalami gangguan signifikan bahkan berpotensi terputus sementara.

 

Di tengah proses pemulihan jaringan tersebut, sorotan kini tidak hanya tertuju pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga pada komitmen Telkom dalam melindungi hak-hak pelanggan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Telkom Tahuna maupun manajemen Telkom Regional terkait kemungkinan pemberian kompensasi kepada pelanggan IndiHome yang terdampak gangguan layanan berkepanjangan.

 

Bagi sebagian pelanggan, persoalan ini bukan semata soal gangguan teknis, melainkan menyangkut tanggung jawab penyedia layanan terhadap konsumen yang tetap memenuhi kewajibannya membayar tagihan setiap bulan

 

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.