Lindungi Anak dari Dampak Negatif HP: Gubernur Yulius Terbitkan Instruksi Pembatasan

oleh -499 Dilihat

Reportasemanado.com- Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menerbitkan Instruksi Gubernur Sulawesi Utara Nomor 100.3.4/26.562/SEKR-DPPPAD tentang pembatasan penggunaan telepon seluler bagi anak di Provinsi Sulawesi Utara. Kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan ramah anak.

Instruksi ini mengacu pada UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak dan PP No. 17/2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. Gubernur Yulius berharap kebijakan ini dapat melindungi anak-anak dari dampak negatif penggunaan HP.

Pembatasan penggunaan HP berlaku di satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SLB dan sederajat. Peserta didik dilarang membawa atau menggunakan HP selama proses belajar mengajar, kecuali atas instruksi guru.

HP milik peserta didik harus disimpan di tempat penyimpanan yang disediakan sekolah sebelum kegiatan belajar dimulai. Penggunaan HP hanya diperbolehkan sebelum atau sesudah jam pelajaran atau dalam kondisi darurat dengan izin guru.

Satuan pendidikan diminta mencegah akses dan penyebaran konten negatif seperti kekerasan, pornografi, dan hoaks. Guru dan orang tua harus bekerja sama memantau penggunaan HP anak.

Gubernur Yulius berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak di Sulawesi Utara.

“Kita harus melindungi anak-anak kita dari dampak negatif teknologi,” katanya.

Instruksi ini ditujukan kepada bupati, wali kota, kepala perangkat daerah, dan satuan pendidikan di Sulut. Gubernur Yulius berharap implementasi kebijakan ini dapat berjalan efektif.

Pembatasan penggunaan HP di sekolah diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan kualitas pendidikan. Guru dan orang tua harus menjadi contoh bagi anak dalam menggunakan teknologi.

Gubernur Yulius berharap Sulawesi Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam melindungi anak dari dampak negatif teknologi. “Kita harus bekerja sama melindungi anak-anak kita,” katanya.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi anak dari dampak negatif teknologi. Gubernur Yulius berharap anak-anak Sulut dapat tumbuh sehat dan cerdas. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.