Turun Bertanding di HAPSA PKB GMIM 2026,  Gubernur Yulius Selvanus Bakar Semangat Persaudaraan

oleh -174 Dilihat

Reportasemanado.com – Lapangan lomba HAPSA PKB GMIM 2026 di Manado berubah jadi panggung kebersamaan pada Jumat, 5 Juni 2026. Ribuan Pria Kaum Bapa GMIM dari berbagai jemaat berkumpul dengan semangat persaudaraan. Suasana meriah makin hidup saat Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, hadir dan memilih turun langsung sebagai peserta, bukan hanya sebagai tamu kehormatan.

Kehadiran orang nomor satu Sulut itu langsung jadi sorotan. Gubernur Yulius tidak berdiri di podium sepanjang acara.

Ia melepas jas kebesaran, menggantinya dengan semangat kompetitif, dan ikut ambil bagian dalam cabang olahraga yang diperlombakan. Langkah sederhana itu memberi energi baru bagi seluruh peserta.

Dua cabang olahraga yang dijajal Gubernur adalah catur dan tenis meja. Di meja tenis, pukulan-pukulan Yulius Selvanus disambut sorak peserta. Sportivitas tinggi terlihat jelas saat ia bertanding. Sementara di cabang catur, ia adu strategi dan konsentrasi dengan peserta lain dalam suasana santai tapi penuh keakraban.

Bagi Gubernur, HAPSA bukan sekadar agenda tahunan organisasi gereja. Ia menyebut momentum ini penting untuk merajut kembali hubungan sosial dan memperkuat nilai persaudaraan di tengah kemajemukan Sulut.

“HAPSA PKB GMIM bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang bagaimana kita membangun kebersamaan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan sebagai keluarga besar Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Yulius Selvanus juga menekankan peran olahraga sebagai media pembentuk karakter. Menurutnya, lewat sportivitas di lapangan, nilai disiplin, kerja sama, dan kesehatan bisa tumbuh bersamaan. Nilai-nilai inilah yang selama ini jadi fondasi pembangunan daerah. Ketika masyarakat sehat dan solid, pembangunan pun lebih mudah dijalankan.

Keikutsertaan langsung Gubernur mendapat apresiasi luas dari panitia dan peserta. Banyak yang menilai pesan yang disampaikan kuat: pemimpin sejati tidak hanya bicara dari mimbar, tapi mau hadir, berbaur, dan merasakan denyut semangat masyarakatnya. Momen ini menghapus jarak antara pemimpin dan rakyat.

Rangkaian HAPSA PKB GMIM 2026 sendiri diisi berbagai lomba olahraga dan kegiatan kebersamaan. Ribuan peserta dari jemaat-jemaat GMIM se-Sulut larut dalam kompetisi sehat. Selain silaturahmi, kegiatan ini jadi wadah menumbuhkan semangat hidup sehat, disiplin, dan fair play. Sorak-sorai di tiap pertandingan jadi bukti bahwa persatuan bisa dirayakan dengan cara sederhana. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.