Dukung Program Gubernur YSK, SMK PP Kalasey Siapkan 115 Siswa Magang ke Jepang 

oleh -234 Dilihat

Reportasemanado.com – Sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam peningkatan kualitas SDM dan perluasan kesempatan kerja ke luar negeri, SMK Pertanian Pembangunan (PP) Kalasey menggelar sosialisasi perekrutan siswa magang ke Jepang. Sosialisasi ini menargetkan 115 siswa untuk diberangkatkan ke Jepang di sektor pertanian.

Kepala SMK PP Kalasey, Hernie Onibala SPi MSi, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan kelas migran khusus bagi siswa yang akan mengikuti program magang tersebut. Kelas ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis pertanian serta kemampuan bahasa Jepang sebelum diberangkatkan.

Dalam sosialisasi yang digelar Kamis (16/4/2026) di aula sekolah, dijelaskan bahwa seleksi akan dilakukan per kelas dengan kuota 25 sampai 30 orang. Dengan skema ini, SMK PP Kalasey menargetkan total 115 siswa terbaik yang lolos seleksi dan memenuhi syarat kesehatan serta kompetensi dasar.

Romi, perwakilan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menjadi mitra penyaluran, memaparkan bahwa program magang ke Jepang kali ini lebih difokuskan pada pekerjaan di bidang pertanian. Hal ini sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja di Jepang sekaligus selaras dengan basis keilmuan SMK PP Kalasey.

Menurut Romi, peserta yang lolos seleksi akan menjalani pelatihan intensif bahasa Jepang dan budaya kerja Jepang selama beberapa bulan di Indonesia. Setelah dinyatakan siap, para siswa akan diberangkatkan untuk magang selama 3 tahun dengan kontrak kerja resmi dan perlindungan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Sekolah Hernie Onibala menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan SMK PP Kalasey terhadap Misi Ke-8 Pemerintahan YSK – Viktory, yaitu menciptakan SDM Sulut yang unggul, berdaya saing, dan mampu menembus pasar kerja global.

“Lewat kelas migran ini, siswa tidak hanya belajar bahasa Jepang, tapi juga etos kerja, teknologi pertanian modern, dan disiplin kerja yang nantinya bisa dibawa pulang untuk membangun daerah,” ujar Hernie.

Para siswa yang ikut sosialisasi tampak antusias. Mereka menilai program magang ke Jepang sebagai peluang emas untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman internasional, sekaligus membantu ekonomi keluarga.

Dengan target 115 orang, SMK PP Kalasey menjadi salah satu sekolah di Sulut dengan kuota magang Jepang terbesar di bidang pertanian tahun ini. Seleksi tahap awal akan dimulai pekan depan dengan melibatkan tim dari LPK dan pihak sekolah.

Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda pertanian Sulut yang profesional dan siap bersaing secara global, sekaligus memperkuat implementasi program Gubernur YSK dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja daerah.

Kegiatan ini dihadiri Stafsus Bidang Pendidikan Prof Grevo Gerung, para akademisi. (Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.