Klarifikasi Marvein Hontong Soal Penolakan Rumah Singgah

oleh -869 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvein Hontong, meluruskan pernyataannya yang sempat memicu tafsir bahwa lembaga legislatif menolak pembangunan rumah singgah bagi warga pulau perbatasan.

Menurut Hontong, pernyataan yang ia sampaikan sebelumnya kepada Kepala Dinas PUPR hanyalah bagian dari sikap politis DPRD.

“Penolakan dari empat fraksi bukan berarti pembangunan rumah singgah tidak akan dilakukan sama sekali. Itu adalah bagian dari pembahasan di badan anggaran dan tim anggaran pemerintah daerah untuk memperdalam persoalan,” kata Hontong, Jumat, 19 September 2025.

Ia menekankan, DPRD tidak menutup pintu bagi pembangunan fasilitas tersebut. Yang diminta, kata Hontong, hanyalah pertimbangan ulang soal dampak dan lokasi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau salah satu lokasi bermasalah, bisa dialihkan ke tempat lain. Itu bukan menghalangi aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, memastikan pembangunan rumah singgah tetap berjalan. Namun, usulan legislatif terkait pemindahan lokasi yang semula direncanakan di Tidore sedang dikaji oleh tim teknis pemerintah daerah.

“Yang pasti rumah singgah untuk masyarakat pulau tetap kita bangun. Soal lokasinya sedang kita tinjau kembali,” kata Thungari.

Dengan demikian, harapan warga pulau Marore, Matutuang, Kawio, Kawaluso, hingga Lipang untuk memiliki rumah singgah masih terjaga. Hanya saja, kepastian lokasi pembangunannya baru akan diputuskan setelah kajian teknis rampung.

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.