Vonny Paat: Geser Prioritas SPMB ke Jalur Domisili Biar Pemerataan Pendidikan di Sulut Jalan

oleh -336 Dilihat

Reportasemanado.com  – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB tahun ajaran 2026/2027 bersama Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Senin (22/06/2026).

Dalam Diskusi berlangsung alot karena banyak catatan dari anggota dewan.

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat jadi sorotan saat mempertanyakan komposisi penerimaan peserta didik baru. Bahkan menilai proporsi jalur penerimaan saat ini belum berpihak pada pemerataan akses pendidikan.

Vonny memaparkan data SPMB Sulut yang jomplang. Dari total penerimaan, 9.421 siswa lewat jalur domisili, 10.014 jalur afirmasi, 1.071 jalur mutasi, dan 25.601 jalur prestasi. Jumlah besar di jalur prestasi dinilai berpotensi mengabaikan siswa yang butuh sekolah dekat rumah.

“Seharusnya yang dibuka seluas-luasnya adalah jalur domisili, bukan prestasi,” ujar  Vonny dalam keterangan pers.

Menurutnya, akses pendidikan harus jadi kebijakan utama, terutama bagi keluarga yang hanya bisa mengandalkan sekolah terdekat.

Paat mengaitkan masalah ini dengan kualitas pendidikan di daerah yang belum merata. Jika jalur prestasi jadi pintu utama, ketimpangan bisa melebar karena siswa dengan bimbingan, fasilitas, dan sumber belajar lebih baik akan lebih diuntungkan.

Selain komposisi jalur, Vonny mengingatkan pentingnya patuh pada ketentuan persentase minimal penerimaan. Ia juga menekankan kebijakan harus lihat kapasitas nyata sekolah, termasuk jumlah rombongan belajar rombel, agar daya tampung tidak jebol dan mutu layanan terjaga.

Politisi PDI-P asal Tomohon ini,  mendesak Pemprov Sulut dan pemangku kepentingan melakukan evaluasi menyeluruh. Tiga hal wajib diperhatikan: perbesar porsi domisili untuk pemerataan, tingkatkan kualitas pembelajaran, dan tata ulang kapasitas sekolah supaya kebijakan tidak bikin masalah baru. (Ven)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.