Gorontalo, Reportasemanado.com – Julukan “Papa Ani-nya Petani” kini benar-benar disematkan ke Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus. Buktinya nyata di Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan XVI Penas 2026 Gorontalo, 20-25 Juni 2026. Berkat kepedulian YSK, sapaan populis Gubernur Yulius, Sulut mengirim ribuan petani sebagai utusan daerah.
Data fantastis itu disampaikan Sekprov Sulut Tahlis Gallang saat mendampingi rombongan petani.
Sekprov didampingi Kadis Pertanian Sulut Nova Pangemanan, menyatakan kehadiran para petani Sulut di Penas Gorontalo adalah wujud kecintaan dan loyalitas langsung ke kepemimpinan Yulius Selvanus.
Yang bikin Penas Gorontalo makin meriah: seluruh keberangkatan 1.754 petani Sulut dibiayai swadaya sendiri. “Ini bukti nyata. Para petani datang dengan semangat, biaya sendiri, karena percaya kepedulian YSK membangun lewat sektor pertanian,” tegas Tahlis Gallang.
Kadis Pertanian Sulut Nova Pangemanan menambahkan, jumlah 1.754 orang menjadikan Sulut sebagai kontingen peserta terbanyak se-Indonesia. Angka itu langsung jadi sorotan nasional karena memecahkan rekor partisipasi petani dari satu provinsi.
Kepedulian Yulius Selvanus ke sektor pertanian ternyata tidak hanya dirasakan petani Sulut. Kementerian Pertanian RI dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail secara terbuka memuji Sulut. Kementan RI bahkan memberikan reward khusus untuk Sulut sebagai peserta terbanyak Penas Gorontalo 2026.
“Kecintaan petani ke sosok YSK luar biasa. Mereka berbondong-bondong ke Gorontalo karena merasa diperhatikan lewat program dan kebijakan pertanian yang berpihak,” jelas Nova Pangemanan. Semangat gotong royong petani Sulut pun jadi cerita inspiratif di arena Penas.
Kadis Nova juga menekankan dampak ekonomi dari kehadiran ribuan petani Sulut. Kedatangan 1.754 orang ini sekaligus menunjang pariwisata dan ekonomi Gorontalo selama Penas berlangsung. Hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal ikut merasakan geliat ekonomi.
Dengan capaian ini, Sulut tak hanya pulang membawa ilmu dan jaringan. Tapi juga membawa nama harum dan reward dari Kementan RI. Julukan “Papa Ani Petani” untuk Yulius Selvanus pun makin menguat, seiring komitmennya menjadikan pertanian sebagai tulang punggung kesejahteraan Sulut. (Ven)








