Michael Thungari Pastikan Korban Gempa Sangihe Terima Bantuan, ‘Pemerintah Akan Terus Hadir’

oleh -173 Dilihat
Bupati Michael Thungari saat Melihat Langsung Kondisi Rumah Warga yang roboh di kampung Simueng Kecamatan Tabukan Selatan (Foto.ist)
Bupati Michael Thungari saat Melihat Langsung Kondisi Rumah Warga yang roboh di kampung Simueng Kecamatan Tabukan Selatan (Foto.ist)

Sangihe-Reportasemanado.com — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari memastikan pemerintah daerah terus hadir mendampingi masyarakat yang terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah perbatasan Indonesia-Filipina beberapa waktu lalu. Komitmen itu ditegaskan saat dirinya bersama jajaran pemerintah daerah dan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Kampung Simueng, Kecamatan Tabukan Selatan, dan Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara.

 

Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian penyaluran bantuan pascabencana yang sebelumnya dilakukan di pulau-pulau terluar Kecamatan Marore.

 

Di hadapan Masyarakat, Michael Thungari menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya datang membawa bantuan logistik, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah pemulihan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa.

 

“Kami datang untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak berjalan sendiri menghadapi situasi ini. Pemerintah akan terus hadir, mendata, dan menyiapkan langkah pemulihan sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga,” kata Thungari.

 

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kategori kerusakan rumah. Warga dengan rumah rusak berat menerima bantuan berupa terpal, matras, tikar, dan sembako. Untuk kategori rusak sedang diberikan matras, tikar, dan sembako, sedangkan warga dengan rumah rusak ringan menerima bantuan sembako.

 

Thungari juga meminta para kapitalaung dan aparat kampung memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran. Ia membuka ruang bagi masyarakat yang merasa terdampak tetapi belum masuk dalam data penerima agar segera melapor kepada pemerintah melalui BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Menurut Thungari, langkah berikutnya yang akan dilakukan pemerintah adalah mengirim tim teknis ke lokasi terdampak guna melakukan verifikasi dan penilaian kerusakan rumah warga. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar pemberian bantuan perbaikan darurat.

 

“Kami akan melakukan pengecekan secara detail terhadap rumah yang rusak sedang dan rusak berat. Setelah itu akan dilakukan analisis sehingga bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

 

Dalam penjelasannya, Thungari turut mengungkap temuan pemerintah terkait kerusakan bangunan di sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Pulau Kawio. Ia menilai sebagian besar kerusakan terjadi pada rumah semi permanen yang dibangun dengan konstruksi yang kurang kuat menghadapi guncangan gempa.

 

Sebaliknya, rumah-rumah berbahan kayu justru terbukti lebih mampu bertahan saat gempa terjadi.

 

Temuan tersebut, menurut Thungari, menjadi pelajaran penting dalam upaya pembangunan rumah yang lebih aman dan tahan terhadap bencana di masa depan.

 

Melalui kunjungan tersebut, Michael Thungari kembali menegaskan bahwa pemulihan pascagempa menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Selain memastikan bantuan tersalurkan kepada warga terdampak, pemerintah juga berupaya membangun kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah kepulauan yang berada di kawasan rawan gempa tersebut

 

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.