Wujud Negara Hadir Memberikan Perlindungan Dasar

oleh -210 Dilihat

Oleh : Dr. Anandha Budiantoro., S.Sos., M.M

Dosen Pascasarjana Tanri Abeng University dan Praktisi Asuransi Sosial

Reportasemanado.com – Belum lama ini banyak terjadi kasus kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan puluhan korban jiwa, kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum maupun pribadi, dalam kurun waktu sebulan terakhir ini saja terjadi kejadian kecelakaan angkutan umum seperti yang terjadi antara kereta api KRL dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi pada tanggal 27 April 2026, dan kecelakaan Bus ALS dengan mobil tangki pertamina pada tanggal 6 Mei 2026 di Sumatera Selatan yang menyebabkan belasan penumpang angkutan umum menjadi korban meninggal dunia.

Banyak korban kecelakaan meninggal dunia mayoritas berada pada usia produktif, generasi penerus bangsa ini perlu untuk dijaga agar nantinya dapat memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara sesuai dengan visi menuju Indonesia emas pada tahun 2045.

Wujud Negara Hadir

Jasa Raharja sebagai perusahaan negara yang diberi amanah sebagai pelaksana UU 33 dan 34 tahun 1964 yang tugas dan fungsi utamanya memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas baik jalan raya maupun penumpang umum, aturan santunan Jasa Raharja sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI Nomor 16/PMK.010/2017. Besar nilai santunan yang diberikan yaitu Rp50 juta untuk korban meninggal dunia dan Rp20 juta maksimal untuk biaya perawatan luka-luka di rumah sakit. Santunan tersebut bertujuan untuk meringankan beban ahli waris korban kecelakaan lalu lintas beserta dengan keluarga, sekaligus merupakan wujud dari kehadiran negara untuk memberikan perlindungan dasar bagi warga masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan.

Keselamatan sebagai prioritas dan kebutuhan

Menciptakan budaya keselamatan sebagai kebutuhan sudah sering disosialisasikan oleh para pemangku kepentingan. Dimulai dari di Surabaya sosialisasi menyalakan lampu kendaraan roda dua pada siang hari, kendaraan roda dua di lajur paling kiri yang sudah di ujicoba sejak tahun 2005. Namun hal tersebut nampaknya belum cukup untuk menurunkan terjadinya fatalitas korban akibat kecelakaan lalu lintas. Budaya sadar akan keselamatan harus secara masif terus disosialisasikan kepada masyarakat oleh para stakeholder terkait, selain itu perlunya penegakan hukum oleh aparat hukum demi terciptanya kamseltimbcarlantas (Keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, lalu lintas).

Pemimpin harus menjadi contoh nyata dan panutan dalam rangka menumbuhkan budaya sadar keselamatan lalu lintas di masyarakat, dimulai dari pemimpin rumah tangga, ketua RT, ketua RW, lurah berjenjang hingga level pemerintah pusat harus memberikan contoh tentang pentingnya berperilaku yang mencerminkan keselamatan sebagai prioritas utama dan kebutuhan.

Butuh kerjasama dan komitmen seluruh stakeholder dalam upaya untuk menurunkan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, berbagai usaha yang sudah dilakukan oleh para pemangku kepentingan seperti lewat forum kecelakaan lalu lintas (FKLL), pelatihan pada driver pengemudi alat angkutan, driver ojek online, rumcheck kendaraan angkutan umum, inpeksi serta operasi gabungan harus selalu rutin dilaksanakan.

Pendidikan tentang keselamatan berlalu lintas saat ini juga telah masuk dalam kurikulum belajar sekolah, hal tersebut kiranya dapat menambah aspek edukasi dan pengetahuan serta dapat langsung diimplementasikan di lingkungan sekolah, tentu saja dibawah bimbingan, dan pengawasan dari para guru, kepala sekolah, serta wali murid.

Mobilisasi atau pergerakan dari satu tempat ketempat lainnya oleh masyarakat mencerminkan ekonomi negara tetap tumbuh. Pada akhirnya berbagai program tentang keselamatan lalu lintas yang sudah ada sebaiknya terus untuk selalu dilakukan evaluasi, monitoring serta inspeksi secara bersama oleh seluruh stakeholder, termasuk juga dukungan program dari media online, sosial, elektronik, dan cetak. Harapannya kedepan angka fatalitas akibat kecelakaan dapat menurun secara konsisten dari tahun ketahun menuju zero accindent, sehingga banyak anak bangsa terselamatkan dan terhindar dari risiko musibah kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.