Terinspirasi Alam, Menjaga Masa Depan”: Plt Sekwan Niklas Silangen Bersama Gubernur Yulius Komitmen Selamatkan Bumi 

oleh -248 Dilihat

Reportasemanado.com  – Semangat menjaga bumi menggema di kawasan Malalayang Beach Walk II Manado saat peringatan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026” digelar. Kegiatan yang dipusatkan di tepi pantai itu dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara Bapak Yulius Selvanus Komaling.

Plt. Sekretaris DPRD Provinsi Sulut, Bapak Weliam Niklas Silangen, turut hadir mendampingi, menunjukkan sinergi eksekutif-legislatif untuk isu lingkungan.

Mengusung tema global “Inspired by Nature: For Climate, For Our Future” atau “Terinspirasi Alam: Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita”, peringatan tahun ini mengajak seluruh masyarakat Sulut merenung. Alam sudah memberi kita laut, hutan, dan udara. Kini giliran manusia yang membalas dengan aksi nyata, bukan sekadar slogan.

Gubernur Yulius Selvanus Komaling dalam sambutannya menekankan bahwa perubahan iklim bukan isu jauh di negara lain. Dampaknya sudah terasa di Sulut: abrasi pantai, cuaca ekstrem, sampai ancaman bagi nelayan.

“Jika kita terinspirasi alam, maka kita harus jadi penjaga alam. Masa depan anak cucu kita ada di tangan kita hari ini,” tegasnya Gubernur YSK.

Kehadiran Plt. Sekwan DPRD Sulut Weliam Niklas Silangen menjadi simbol dukungan DPRD terhadap gerakan hijau pemerintah. Beliau menyampaikan bahwa DPRD siap mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Legislatif dan eksekutif harus satu suara. Menyelamatkan lingkungan berarti menyelamatkan Sulut,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan di MBW II tidak hanya seremoni. Peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai, penanaman mangrove, dan edukasi pemilahan sampah. Anak-anak sekolah, komunitas, hingga ASN terlihat kompak memungut sampah plastik. Suasana kekeluargaan terasa kuat karena semua sadar: laut bersih, masa depan aman.

Pemilihan MBW II sebagai lokasi punya makna khusus. Kawasan pantai yang dulu sempat tercemar kini berbenah jadi ruang publik. Ini jadi bukti bahwa kerusakan bisa diperbaiki kalau ada niat dan kerja bareng. Tema “Inspired by Nature” jadi pengingat bahwa solusi iklim sebenarnya sudah diajarkan alam: pohon menyerap karbon, mangrove menahan abrasi.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ditutup dengan ajakan Gubernur agar setiap warga Sulut memulai dari hal kecil: kurangi plastik sekali pakai, hemat listrik, dan tanam satu pohon.

Plt Sekwan,  Silangen menambahkan, DPRD akan terus mendorong regulasi yang membuat Sulut jadi provinsi ramah lingkungan. Karena merawat alam, sama artinya merawat masa depan kita bersama. (**/Ven)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.