JAKARTA, Reportasemanado.com — Kepala Bidang SDM dan Restrukturisasi Usaha Dinas Koperasi UKM Sulut, Alexander Rompis, mendampingi DPRD Provinsi Sulut Komisi II dan Komisi IV saat audiensi dengan Kementerian Koperasi RI, Selasa 5 Mei 2026
Rombongan diterima langsung oleh Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono, serta Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Henny Navilah selaku Korwil XI KDKMP untuk Sulut.
Dalam pertemuan itu, Kabid Alex Rompis menyampaikan capaian 100% pembentukan Koperasi Merah Putih di 1839 desa/kelurahan se-Sulut. Namun ia juga menggarisbawahi kendala proporsi Business Assistant yang belum ideal. Di Sangihe, 1 BA harus mendampingi 24 koperasi, jauh dari juklak 7 sampai 15 koperasi per BA.
Audiensi juga membahas kepastian mekanisme pendanaan operasional serta kekhawatiran pengurus terkait peran PT Agrinas Pangan Nusantara. Kementerian Koperasi RI diminta memberi solusi agar koperasi tetap mandiri dan pengurus tidak kehilangan fungsi.
Kabid Alex menegaskan Pemprov Sulut dibawa kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus sudah mengalokasikan anggaran bimtek dan meluncurkan Klinik SDM KDKMP Online setiap Selasa untuk memperkuat kapasitas pengurus. Hasil audiensi ini akan ditindaklanjuti agar operasional 1839 Koperasi Merah Putih berjalan optimal.
“Seluruh jajaran satu komando mengawal Koperasi Merah Putih sebagai motor ekonomi desa menuju Sulut maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegas Alex Rompis. (Ven)







