Wajah Baru Museum Sulut, Bukti Nyata Gubernur Yulius Angkat Budaya Daerah

oleh -409 Dilihat

Reportasemanado.com — Setelah lebih dari empat dekade tanpa renovasi signifikan, Museum Daerah Sulawesi Utara akhirnya tampil dengan wajah baru. Revitalisasi total ini terwujud di bawah kepemimpinan  Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, melalui kebijakan strategis dan lobi anggaran ke pusat.

Kepala Balitbangda Sulut, Jani Lukas, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, menyebut kondisi museum sebelumnya sangat memprihatinkan. Evaluasi Direktorat Jenderal Kebudayaan kala itu bahkan menyatakan bangunan layak direhabilitasi total, bahkan sempat direkomendasikan untuk dipindahkan.

“Sudah sekitar 40 tahun museum ini tidak direnovasi. Bahkan sudah ada beberapa kali teguran dari pusat,” ungkap Jani, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, perhatian besar langsung diberikan di era Gubernur Yulius Selvanus. Kebijakan strategis diambil dengan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14 miliar untuk renovasi total. Proyek revitalisasi tersebut telah rampung pada Desember 2025 dan kini tinggal menunggu peluncuran resmi. “Ini tentu menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara. Museum ini sebelumnya seperti ditinggalkan, sekarang hadir dengan wajah baru dan manfaat yang jauh lebih besar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sulut yang baru, Yorry Lesawengan, memastikan pihaknya tengah mematangkan persiapan peresmian. Fokus utama saat ini adalah penataan kembali koleksi yang dipindahkan selama renovasi. Tahapan meliputi konservasi, pengelompokan berdasarkan tema, hingga penyusunan narasi dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.

“Bangunan fisik sudah selesai. Sekarang kami fokus pada penataan koleksi dan penyusunan narasi agar museum ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga edukatif. Target kami akhir April semua sudah rampung,” jelas Yorry. Pemprov Sulut juga telah bersurat kepada Menteri Kebudayaan untuk menghadiri peresmian yang direncanakan pada 12 Mei 2026 mendatang.

Di tengah tantangan, termasuk gempa yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, Yorry memastikan kondisi bangunan museum tetap aman. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kerusakan struktural, hanya perbaikan minor seperti pengecatan dalam masa pemeliharaan.

Revitalisasi ini menjadi bukti konkret komitmen Gubernur Yulius Selvanus mengangkat sektor kebudayaan Sulut. Museum diharapkan tidak sekadar tampil baru secara fisik, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pelestarian sejarah, sekaligus destinasi budaya yang membanggakan daerah. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.