Konjen Filipina dan Kaban Perbatasan Sulut Bahas Penguatan Kerjasama Lintas Negara

oleh -174 Dilihat

Reportasemanado.com  — Konsul Jenderal Filipina, Mary Jennifer Domingo Dingal, melakukan kunjungan resmi dan pertemuan dengan Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan Sulawesi Utara, Henry Kaitjily, bersama jajaran pada Selasa (14/4). Pertemuan berlangsung di Kantor Badan Pengelola Kawasan Perbatasan dalam suasana hangat dan penuh semangat kerja sama.

Fokus utama diskusi adalah penguatan hubungan bilateral di kawasan perbatasan, khususnya antara Indonesia dan Filipina. Kedua pihak sepakat bahwa wilayah perbatasan memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang ekonomi dan budaya yang harus dikelola bersama secara berkelanjutan.

Salah satu peluang kerja sama yang dibahas adalah pengembangan sektor perikanan, terutama komoditas ikan tuna. Potensi besar sumber daya laut di wilayah perbatasan dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir jika dikelola melalui kolaborasi teknis, akses pasar, dan peningkatan kapasitas nelayan.

Selain perikanan, pertemuan juga menyinggung potensi kerja sama di bidang ekonomi kreatif. Promosi dan pengembangan batik khas Manado sebagai produk unggulan daerah menjadi salah satu agenda yang dipertimbangkan untuk diperkenalkan lebih luas ke pasar Filipina melalui pameran dan pertukaran pelaku UMKM.

Kedua belah pihak turut membahas penguatan hubungan antardaerah melalui skema sister city dan sister province. Inisiatif ini diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mencakup pertukaran budaya, pendidikan, pariwisata, serta pengembangan ekonomi lokal antara wilayah di Indonesia dan Filipina.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan, Henry Kaitjily, menyampaikan bahwa sinergi antarnegara di wilayah perbatasan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya membangun mekanisme komunikasi rutin untuk menindaklanjuti setiap kesepakatan.

Sementara itu, Konsul Jenderal Filipina, Mary Jennifer Domingo Dingal, menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang dibahas. Ia menyatakan komitmen untuk terus mempererat hubungan kedua negara melalui kolaborasi konkret di sektor perdagangan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat perbatasan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama lintas batas yang saling menguntungkan, sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Filipina. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.