Bupati Thungari Sepakati Proyek SPAM Rp12 Miliar untuk Atasi Krisis Air Bersih Tahuna

oleh -130 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menandatangani nota kesepakatan pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bungalawang Tahuna senilai Rp12 miliar bersama Kementerian Pekerjaan Umum.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat layanan air bersih sekaligus mendukung pengembangan Kawasan Khusus Perbatasan di Kota Tahuna.

Penandatanganan dilakukan pada Selasa, 20 Januari 2026, di Kantor Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara. Thungari menandatangani kesepakatan tersebut bersama Kepala BPBPK Sulawesi Utara Reza Risky Pratama.

Menurut Bupati Thungari, proyek SPAM Bungalawang Tahuna merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjawab persoalan klasik kekurangan debit air bersih yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya di wilayah Towo dan sebagian besar Kecamatan Tahuna Timur.

“Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari komitmen kami memastikan masyarakat perbatasan memperoleh layanan dasar yang layak, terutama air minum yang aman dan berkelanjutan,” kata Bupati Thungari usai penandatanganan.

Jaringan perpipaan SPAM tersebut direncanakan melintasi wilayah Apes hingga Tidore. Selain pembangunan jaringan baru, proyek ini juga mencakup penggantian pipa asbes dan pipa GIF di Kota Tahuna yang telah digunakan sejak 1978 dan dinilai tidak lagi layak.

Thungari menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe siap memenuhi seluruh readiness criteria agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal. Proses kontrak pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat April 2026, sehingga pada akhir tahun sebagian besar persoalan distribusi air bersih di Tahuna dapat teratasi.

“Kami ingin masalah kebocoran jaringan, kualitas air, dan keterbatasan distribusi bisa diselesaikan secara bertahap. Targetnya, masyarakat Tahuna merasakan peningkatan layanan air minum yang lebih sehat dan andal,” ujarnya.

Kepala BPK Sulawesi Utara Reza Risky Pratama berharap proyek tersebut dapat dilaksanakan tanpa hambatan, sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan, mengingat posisinya yang strategis bagi pengembangan kawasan perbatasan.

Selain penandatanganan nota kesepakatan, pertemuan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara serah terima barang milik negara Kementerian Pekerjaan Umum yang dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe turut mengusulkan sejumlah proyek strategis lain untuk tahun anggaran 2027 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat infrastruktur dasar di wilayah perbatasan.

Pertemuan itu dihadiri Direktur Perumda Ake’u Banua, Kepala Bagian Kerja Sama, serta Kepala Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi.

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.