Sulut-Reportasemanado.com — Gelaran King and Queen Santa Claus tahun 2025 kembali menjadi magnet kreativitas dan kegembiraan bagi anak-anak dan komunitas muda di Sulawesi Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada 6–7 Desember 2025 ini diikuti oleh 60 peserta anak, menghadirkan semangat Natal yang hangat, meriah, sekaligus penuh pesan sosial.
Acara ini tidak sekadar ajang kostum atau sekedar Ceremony, tetapi wadah untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Berbagai komunitas lokal ikut terlibat, menjadikan acara ini ruang yang inklusif sekaligus sarat makna.
Rio Kaseuntung, Leader sekaligus penggagas Event King and Queen Santa Claus, menegaskan bahwa kegiatan ini dibangun dari semangat sederhana: menghadirkan kebahagiaan dan ruang berekspresi bagi generasi muda.
“Pelaksanaan kegiatan King and Queen Santa Claus tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ujar Rio. “Kami ingin kegiatan ini bukan hanya meriah, tetapi juga tertib, inklusif, dan membawa manfaat nyata. Anak-anak dan pemuda memiliki kreativitas besar — dan melalui acara seperti ini, kami ingin memberi mereka panggung yang positif.”
Lebih dari sekadar perayaan, Rio menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepekaan sosial di kalangan anak muda. Dalam berbagai rangkaian acara, panitia juga menyisipkan kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri serta memperluas imajinasi peserta.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkreasi, dan berbagi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga acara berjalan dengan baik dan membawa sukacita bagi semua,” tambah Rio.
Kegiatan King and Queen Santa Claus 2025 di Manado bukan hanya memeriahkan suasana Natal, tetapi juga menegaskan bahwa kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian adalah nilai-nilai yang selalu relevan, terutama bagi komunitas muda yang menjadi motor penggerak kreativitas.
(Ryansengala)







