Gubernur Yulius Selvanus: Sinergitas dan Kebersamaan Jadi Kekuatan Sulut di Era Persaingan Global

oleh -642 Dilihat

Reportasemanado, – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE mengatakan bahwa sinergitas dan kebersamaan yang sudah terjalin selama ini, kiranya mampu merajut tantangan pembangunan menjadi peluang bahkan kekuatan Sulawesi Utara dalam menghadapi era persaingan global.

Gubernur Yulius mengajak segenap komponen sektor ekonomi di Sulut bersinergi untuk kemajuan pembangunan di daerah. Demikian Gubernur Yulius Selvanus dalam sambutannya yang disampaikan Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Fransiscus Manumpil pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Aula Kantor BI Sulut, Jumat (28/11/2025).

Lanjut Manumpil, sinergitas yang sudah terjalin, berhasil mewujudkan sejumlah program pembangunan. Hal itu terlihat dari progres capaian makro pembangunan di Sulut. Dimana, pertumbuhan ekonomi Sulu selalu berada pada angka di atas 5%.

Gubernur Yulius juga menyampaikan program prioritas pembangunan di Sulut pada tahun depan, di antaranya adalah Pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian, perikanan serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah; Pengembangan pariwisata dan budaya berbasis kearifan lokal; serta Peningkatan ekonomi dan investasi daerah.

Adapun target makro Sulut pada tahun 2026, yakni Pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,05 – 7,05%; Inflasi dapat dikendalikan pada angka 3 ≤ 1%; Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dapat ditekan sampai pada kisaran 5,53-4,86%; Angka Kemiskinan dapat diturunkan sampai pada 5,82-5,42%; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat hingga pada angka 77,06; Rasio Gini pada kondisi yang baik yaitu diangka 0,338-0,351.

Gubernur Yulius mengajak untuk terus memperkuat komitmen ke depan, dan tetap saling bersinergi, saling mendukung serta menjaga kebersamaan dan persaudaraan demi pencapaian gemilang di masa-masa mendatang, yang muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara berlangsung penuh optimisme. Dalam kesempatan itu Deputi BI Sulut, Renold Asri membeberkan sederet capaian strategis perekonomian Bumi Nyiur Melambai.

Renold menyebut kinerja ekonomi Sulut tetap solid di tengah geulakan global. Pada triwulan III 2025, ekonomi Sulut tumbuh 5,39% (yoy), lebih tinggi dibanding nasional yang berada di angka 5,04% (yoy).

Renold juga menyoroti pesatnya digitalisasi sistem pembayaran. Hingga Oktober 2024, jumlah merchant QRIS di Sulut telah mencapai 355.386. Pengguna QRIS pada 2025 menembus 514.138 orang. Nominal transaksi QRIS sepanjang 2025 tercatat Rp 4,63 triliun dengan volume mencapai 42.154.012 transaksi.

BI menilai angka ini menggambarkan tingginya kepercayaan masyarakat pada transaksi digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di seluruh kabupaten/kota dan tingkat provinsi juga kembali mempertahankan kategori Digital pada 2025, dengan indeks berada di kisaran 90%. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.