MUA Profesional dan Abdi Kesehatan, Christin Joice Sulap Hobi Jadi Profesi

oleh -3242 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com – Bagi sebagian orang, pekerjaan adalah rutinitas. Tapi bagi Christin Joice, dua dunia yang berbeda justru menjadi ladang aktualisasi diri: dunia kesehatan dan dunia kecantikan. Perempuan kelahiran Tahuna, 11 Agustus 1995 ini membuktikan bahwa dedikasi dan passion bisa berjalan beriringan.

Di pagi hari, Christin adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Di balik meja kerjanya, ia sibuk mengurus program-program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Namun, di luar jam kantor, ia menjelma menjadi makeup artist (MUA) profesional yang siap menyulap wajah klien menjadi lebih percaya diri.

“Saya percaya setiap hari adalah kesempatan untuk memulai lagi,” kata Christin, mengutip kalimat yang menjadi mantra hidupnya.

Dua Dunia, Satu Dedikasi

Lulusan kesehatan ini mulai menekuni dunia makeup sejak 2020. Awalnya, hanya sebagai hobi untuk mengisi waktu luang. Tapi sejak 2021, ketika tinggal di Yogyakarta, hobi itu berkembang menjadi profesi. Setahun kemudian, ia kembali ke tanah kelahirannya dan mulai memperluas jejaring klien di Tahuna dan Manado.

“Sebenarnya ini semua berawal dari rasa suka. Tapi ternyata bisa jadi sumber penghasilan juga,” ujarnya penuh percaya diri

Di dunia kesehatan, Christin mengaku menemukan banyak hal yang membuatnya bangga: pencapaian target, pembelajaran diri, hingga hubungan hangat dengan rekan kerja. Tapi tak sedikit pula tantangannya. “Tekanan kerja dan waktu yang ketat kadang bikin stres. Tapi itu bagian dari proses,” ungkapnya

Sementara sebagai MUA, kepuasan klien adalah sumber semangatnya. “Lihat klien bahagia, itu bikin capek langsung hilang,” ujarnya. Ia juga menyukai sisi kreatif dari profesinya yang menuntut kemampuan menyesuaikan diri dengan tren dan karakter wajah klien.

Jalan Terjal di Balik Pencapaian

Christin tidak menampik bahwa membangun karier sebagai MUA juga butuh pengorbanan. Modal awal untuk peralatan yang tidak murah, persaingan ketat antar-MUA, hingga tuntutan klien yang tinggi adalah bagian dari perjuangannya. “Kadang jam kerja bisa dari pagi sampai malam. Belum lagi harus siap hadapi berbagai jenis kulit,” katanya.

Namun semua itu tak membuatnya gentar. “Yang penting terus belajar dan terbuka sama hal baru,” ucapnya

Cita dan Cinta pada Profesi

Sekarang, Christin dikenal bukan hanya sebagai abdi negara di bidang kesehatan, tapi juga sebagai salah satu MUA muda yang cukup diperhitungkan di Sangihe. Ia aktif menerima panggilan makeup untuk berbagai acara seperti pernikahan, wisuda, hingga editorial.

“Selama bisa bagi waktu, keduanya bisa jalan bareng,” katanya ringan.

Saat ditanya apa yang membuatnya terus bertahan dan berkembang di dua dunia itu, jawabannya singkat namun padat: “Karena aku mencintai keduanya.”

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.