Sangihe-Reportasemanado.com- Langkah awal penuh semangat dan harapan ditunjukkan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari yang untuk pertama kalinya sejak dilantik resmi melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Thungari menyambangi berbagai kementerian di Jakarta guna memperjuangkan program prioritas pembangunan daerah.
Selama dua hari terakhir di Ibu Kota, rombongan Pemkab Sangihe telah berkunjung langsung ke Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Lingkungan Hidup. Misi utama: membawa langsung aspirasi dan proposal pembangunan strategis dari kabupaten yang terletak di ujung utara Sulawesi itu.
Bupati Thungari tak sendiri. Ikut mendampingi dalam misi ini antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bapelitbangda, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas PUPR yang diwakili oleh Kepala Bidang Cipta Karya.
Langkah ini menandai komitmen awal Thungari sebagai kepala daerah yang tak ingin menunggu bantuan datang, tetapi memilih untuk “jemput bola” langsung ke pusat kekuasaan. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan optimisme dan tekad besar demi kesejahteraan warganya.
“Kita sudah berusaha menjalin komunikasi langsung dengan kementerian terkait tentang kebutuhan mendesak Sangihe. Kami berharap, meskipun belum bisa langsung terealisasi karena efisiensi anggaran, program-program ini dapat menjadi prioritas pada tahun anggaran berikutnya,” ujar Thungari.
Agenda Bupati di Jakarta belum selesai. Selain kunjungan ke kementerian, pada Selasa (20/5), ia juga menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Gedung MPR RI, bersama para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia. Acara ini menjadi ruang refleksi dan pertukaran gagasan antarpemimpin daerah tentang arah pembangunan nasional ke depan.
Dengan kunjungan ini, Thungari membuka babak baru dalam kepemimpinannya—mengusung pendekatan aktif, kolaboratif, dan penuh inisiatif untuk membawa Sangihe melangkah maju.
(Ryansengala)








