JEG Siap Kembali Bertarung di Pilkada Sangihe 2024, Ini Nama Wakilnya

oleh -2073 Dilihat

Sangjhe-Reportasemanado.com — Jabes Ezar Gaghana (JEG), mantan Bupati Kepulauan Sangihe periode 2017-2022, mengakhiri masa pengabdiannya di tengah persiapan kembali bertarung dalam Pilkada Sangihe 2024.

Dukungan terhadap JEG kian menguat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan yang membuka peluang bagi Partai Golkar untuk mengusung calon kepala daerah tanpa harus berkoalisi.

Dalam putusan nomor 60/PUU-XXII/2024 yang dibacakan di Jakarta Pusat, MK menyatakan bahwa untuk mengusulkan calon bupati dan calon wakil bupati serta calon wali kota dan calon wakil wali kota:

a. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250 ribu jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 10% di kabupaten/kota tersebut

b. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250 ribu sampai 500 ribu jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 8,5% di kabupaten/kota tersebut

c. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 500 ribu sampai 1 juta jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 7,5% di kabupaten/kota tersebut

d. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 1 juta jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 6,5% di kabupaten/kota tersebut.

Putusan ini menandai perubahan signifikan dalam aturan main Pilkada, khususnya bagi partai yang selama ini bergantung pada koalisi untuk mencalonkan kadernya.

Partai Golkar yang berhasil meraih empat kursi di DPRD Sangihe kini dipastikan bisa mengusung Jabes Ezar Gaghana (JEG) sebagai calon bupati tanpa harus menggandeng partai lain. Jabes, yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Sangihe, telah mengonfirmasi bahwa dirinya siap maju kembali dalam Pilkada 2024. “Golkar sudah bisa usung sendiri calon. Itulah kalau ambil pasangan pendeta, jalan selalu terbuka,” ujar Gaghana dalam pernyataannya yang disampaikan dengan nada bercanda, merujuk pada pendampingnya, Pdt. Patras Madonsa.

JEG, yang dikenal sebagai figur yang tidak pernah tersandung skandal selama menjabat, kembali mencalonkan diri bukan karena kepentingan pribadi, melainkan atas dasar visi membangun Sangihe. “Bukan karena kepentingan pribadi, seperti mendapatkan pekerjaan proyek atau kedudukan. Bukan itu,” tegas salah satu pendukung setia JEG

Sejak awal karier politiknya sebagai anggota DPRD pada tahun 2004, Jabes telah menjadi sasaran berbagai fitnah. Namun, hingga kini, tidak ada tudingan yang terbukti secara hukum. Dukungan publik terhadap Jabes semakin kokoh, khususnya karena rekam jejaknya yang dinilai bersih dan kepemimpinannya yang kuat dalam membangun wilayah Sangihe dari segi pembangunan, ekonomi, hingga budaya.

Dengan putusan MK ini, Golkar Sangihe kini memiliki pijakan kuat untuk memenangkan Pilkada 2024. Jabes dan timnya terus melakukan konsolidasi untuk memastikan kemenangan dalam pemilihan yang akan datang. Persaingan di Pilkada Sangihe diprediksi akan semakin sengit, terutama dengan dukungan luas dari para relawan dan simpatisan Jabes yang selama ini solid mendukungnya. (Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.