Gubernur Yulius Dorong Posyandu Sulut Jadi Pusat Layanan 6 Bidang SPM, Tekankan Kolaborasi

oleh -452 Dilihat

Reportasemanado.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya memperkuat peran Posyandu sebagai pilar utama pembangunan masyarakat yang lebih komprehensif. Langkah ini dijalankan melalui implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024.

Dengan regulasi tersebut, Posyandu bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu berbasis masyarakat yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Keenam bidang itu meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menekankan bahwa perluasan peran ini menuntut Posyandu untuk tidak lagi berfokus pada satu aspek saja. Hal itu disampaikannya saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pembina Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara Tahun 2026, Jumat (17/4/2026), di Hotel Luwansa and Convention Center, Manado.

“Posyandu harus menjadi wadah yang sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pembina Posyandu di seluruh tingkatan memegang peranan strategis sebagai penggerak dan pengawal implementasi kebijakan di lapangan agar manfaatnya dirasakan nyata oleh warga,” tegas Gubernur.

Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Pemprov Sulut menekankan tiga poin utama penguatan. Pertama, sinergi lintas sektor. Gubernur menyebut keberhasilan Posyandu bergantung pada kolaborasi kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan partisipasi aktif masyarakat agar setiap program terintegrasi dan saling mendukung.

Kedua, peningkatan kapasitas SDM. Kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan terus diperkuat. Penguatan dilakukan lewat pelatihan, pendampingan, serta pemberian motivasi dan apresiasi atas dedikasi mereka di lapangan.

Ketiga, inovasi dan teknologi. Setiap daerah didorong untuk melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi dan mengembangkan pendekatan baru. Tujuannya agar pelayanan Posyandu lebih efektif dan efisien menjangkau masyarakat.

Melalui tiga penguatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan penyusunan rencana aksi yang terukur dan berkelanjutan di setiap kabupaten/kota. Target akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat menuju Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.

Kegiatan Rakorda ini turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Utara, Ibu Anik Yulius Selvanus; Wakil Ketua I Tim Pembina Posyandu Provinsi, Ibu Dr. Merry E. Kalalo, SH; serta para pejabat pimpinan tinggi pratama dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.