Visioner, Elegan, Profesional : VEP Siap Gebrak Desa Agotey Menuju Tata Kelola Kelas Atas

oleh -210 Dilihat

Minahasa, Reportasemanado.com – Kontestasi Pemilihan Hukum Tua Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa semakin menarik. Vivie Evie Pesik (VEP), ST, Aparatur Sipil Negara (ASN) berpengalaman di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, resmi menyatakan kesiapannya bertarung pada pemilihan yang akan digelar tahun ini.

VEP dijadwalkan akan mendaftarkan diri sebagai calon Hukum Tua Desa Agotey pada Kamis (16/4/2026). Langkah ini menandai kembalinya putri daerah ke tanah kelahirannya untuk mengabdi lebih dekat dengan masyarakat.

Lahir di Agotey pada 29 April 1973, VEP bukanlah nama baru di dunia birokrasi. Saat ini ia mengemban tugas di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara dengan golongan Penata Tingkat I (III/D).

Bekal akademik Sarjana Teknik Informatika ditambah rekam jejak panjang di bidang administrasi dan keuangan pemerintahan menjadi modal utama VEP. Ia pernah menjabat sebagai Bendahara Barang, Pembantu Bendahara Keuangan, hingga Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), serta aktif dalam pengelolaan kinerja pegawai dan sistem keuangan daerah.

Dari sisi kompetensi, VEP telah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan strategis, termasuk pengelolaan keuangan daerah berbasis akrual dan pelatihan pemrograman web. Ia juga tercatat sebagai lulusan terbaik dalam diklat yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

VEP menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola desa yang berbeda.

“Dengan mengusung tagline Visioner, Elegan dan Profesional, saya ingin menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tukas VEP Rabu (15/04/2026)

Dukungan keluarga menjadi motivasi besar bagi VEP untuk maju dalam kontestasi ini. Ia menyebut niatnya dilandasi keinginan tulus membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Agotey secara merata.

Pemilihan Hukum Tua Desa Agotey diprediksi berlangsung ketat dengan hadirnya sejumlah kandidat potensial. Meski begitu, VEP optimistis pengalaman birokrasi dan pemahaman soal tata kelola keuangan daerah dapat menjadi pembeda.

“Saya ingin mengabdikan diri lebih dekat dengan masyarakat, serta memastikan pembangunan desa berjalan merata dan berkelanjutan,” tandas VEP.  (Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.