Perkuat Akses Pembiayaan Pesisir, Wabup Tendris Bulahari Dorong Transformasi Klaster Ekonomi Sangihe

oleh -342 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com— Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menegaskan komitmennya memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha pesisir dalam forum High Level Meeting (HLM) Strategis se-Sulawesi Utara di Manado, Senin, 23 Februari 2026.

Pertemuan yang mempertemukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Ekonomi Daerah (TP2ED), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) itu berfokus pada stabilisasi harga pangan menjelang hari besar keagamaan serta percepatan digitalisasi transaksi keuangan di daerah.

Di hadapan para pemangku kepentingan tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Bulahari menyoroti posisi strategis Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai wilayah perbatasan dengan potensi kelautan besar, namun masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dan hilirisasi usaha.

“Potensi bukan persoalan utama kami. Tantangan terbesar justru akses pembiayaan, penguatan kelembagaan usaha, dan hilirisasi produk,” kata Bulahari.

Mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, sektor perikanan menjadi prioritas pembangunan ekonomi Sangihe. Pemerintah daerah menargetkan produksi perikanan tangkap melampaui 21 ribu ton per tahun, dengan komoditas unggulan seperti tuna, cakalang, dan ikan pelagis, serta pengembangan produk olahan berbasis hasil laut.

Menurut Bulahari, strategi TPAKD Sangihe pada 2026 akan diarahkan pada transformasi pembiayaan berbasis klaster ekonomi pesisir. Skema ini menggantikan pola pembiayaan individual yang dinilai terfragmentasi dan kurang berdampak jangka panjang.

“TPAKD kami arahkan pada pembiayaan terintegrasi berbasis klaster. Nelayan dan pelaku UMKM tidak lagi berdiri sendiri, melainkan masuk dalam ekosistem usaha yang saling terhubung dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat posisi tawar pelaku usaha kecil, meningkatkan akses terhadap lembaga keuangan, serta mendorong digitalisasi transaksi di wilayah kepulauan.

Kehadiran Bulahari dalam forum strategis itu juga menjadi bagian dari konsolidasi satu tahun kepemimpinannya bersama Bupati Michael Thungari. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kata dia, berupaya menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian inflasi yang ketat sembari memperluas inklusi keuangan dan digitalisasi layanan publik.

Bagi Sangihe, penguatan ekonomi pesisir bukan semata agenda pertumbuhan, melainkan strategi menjaga ketahanan wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan. (Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.