Tiga Sosok Calon Ketua Kwarda Sulut 2026-2030: Anik Wandriani, Irene Golda Pinontoan, dan Grevo Gerung

oleh -826 Dilihat

Reportasemanado.com – Wacana terkait figur calon Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengemuka. Hal ini disebabkan masa kepengurusan Kwarda Gerakan Pramuka Sulut periode 2020-2025 telah berakhir.

Vanda Sarundajang, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Minahasa, telah demisioner sebagai Ketua Kwarda Sulut sejak tanggal 28 Desember tahun lalu. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda akan diselenggarakan proses Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka guna memilih ketua dan pengurus untuk periode baru.

Beberapa pelaku Gerakan Pramuka Sulut mengemukakan tiga figur yang disebut layak untuk duduk sebagai pimpinan organisasi berlambang Tunas Kelapa ini, yakni Anik Wandriani, Irene Golda Pinontoan, serta Grevo Gerung.

Anik Wandriani, pendamping hidup Gubernur Sulut terpilih, Yulius Selvanus, disebut pantas untuk dicalonkan. Anik saat ini disibukkan dengan rutinitas sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulut, serta Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah yang disingkat Dekranasda Sulut.

Selain kedua organisasi itu, Anik juga didaulat sebagai Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Sulut atau Bunda PAUD. Perlu diketahui, peran Bunda PAUD adalah sebagai tokoh sentral dan simbol dalam Gerakan Nasional PAUD Holistik Integratif, yang bertugas memotivasi, menggerakkan masyarakat, dan melakukan advokasi untuk menciptakan layanan PAUD yang bermutu dan menyeluruh.

Irene Golda Pinontoan juga disebut sebagai sosok yang juga layak dicalonkan. Ini dikarenakan belum lama berselang, dia telah dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Manado. Istri dari Wali Kota Manado ini juga merupakan legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut.

Selain sebagai legislator Sulut, sebagai istri Wali Kota, Irene juga adalah penasehat TP-PKK Kota Manado, Ketua Bunda PAUD Kota Manado, serta Ketua Dekranasda Kota Manado.

Nama berikut yang mencuat adalah akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Grevo Gerung. Sebagai salah satu Guru Besar serta mantan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat selama dua periode ini, Grevo memiliki latar belakang “Kepramukaan” yang mumpuni.

Pernah menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sam Ratulangi, sosok Grevo dianggap salah satu nama yang tepat, dikarenakan hingga saat ini dirinya masih aktif sebagai Ketua Gugus Depan Racana Sam Ratulangi 05-273 Manado.

Ketiga sosok ini diharapkan dapat membawa Gerakan Pramuka Sulut ke arah yang lebih baik dan meningkatkan kualitas kepramukaan di Sulawesi Utara.

Namun, keputusan akhir masih menunggu proses Musda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dengan demikian, ketiga calon ini diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk memimpin Gerakan Pramuka Sulut periode 2026-2030.

Kita tunggu keputusan Musda dan siap mendukung calon yang terpilih untuk memimpin Gerakan Pramuka Sulut ke arah yang lebih baik. (***)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.