Reportasemanado.com – Tahlis Gallang, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekprov) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengakhiri masa jabatannya hari ini setelah mencapai batas maksimal perpanjangan. Dalam pernyataan singkatnya, Gallang mengaku siap melepas jabatan yang diamanatkan kepadanya oleh Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay.
Gallang telah menjalani tugas administratif krusial di tengah transisi kepemimpinan Pemprov Sulut sejak pertengahan 2025. Penugasannya diperpanjang sekali sesuai aturan, namun kini memasuki fase baru dengan penunjukan pejabat sementara.
“Besok dipastikan akan ditunjuk pejabat sementara baru, bisa Plh (Pelaksana Harian) atau Plt (Pelaksana Tugas),” tambah Gallang.
Kepastian ini memicu spekulasi di kalangan birokrat Pemprov Sulut. Nama-nama calon kuat yang disebut-sebut memiliki peluang besar mengisi posisi top ini meliputi Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala, Asisten Administrasi Pembangunan Dr Fransiscus Manumpil, serta Kepala Inspektorat Dr Jemmy Kumendong.
Denny Mangala dikenal memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan. Sementara itu, Fransiscus Manumpil dan Jemmy Kumundong sering disebut sebagai tulang punggung administratif dan pengawasan.
Penunjukan pejabat sementara ini diharapkan tidak mengganggu roda birokrasi Pemprov Sulut, terutama menjelang akhir kuartal pertama 2026.
Namun dikabarkan juga, bahwa akan ada penunjukkan dari Kemendagri bila terjadi kekosongan jabatan, dimana putra Sulut Dr Noudy Tendean pun berpeluang masuk kembali di Pemprov Sulut
Hingga berita ini diturunkan, BKD Sulut belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal dan siapa yang akan ditugaskan Gubernur sebagai pejabat sementara Sekprov Sulut. (**)
Kepala BKD Sulut, Olivia Theodore, enggan berkomentar saat wartawan hendak mengkonfirmasi ¹ ² ³.







