Koordinator Stafsus Mewengkang: “Tindakan Pribadi, Tak Ada Kaitan dengan Gubernur” Terkait Oknum Staf Khusus Lecehkan Wanita

oleh -26 Dilihat

Reportasemanado.com – Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Ferdinand Mewengkang, menegaskan bahwa dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum Staf Khusus Gubernur Sulut merupakan persoalan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara. Menurut Ferdinand, tindakan yang dilakukan oleh oknum berinisial DD tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap maupun kebijakan Gubernur Sulut.

“Tindakan yang dilakukan oknum Staf Khusus ini adalah tindakan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut,” tegas Ferdinand.

Ia menjelaskan bahwa status yang bersangkutan sebagai Staf Khusus hanya melekat pada jabatan, namun perbuatan pribadi tidak bisa dibawa-bawa dan dikaitkan dengan pimpinan daerah.

Ferdinand menyayangkan adanya pemberitaan yang menyeret nama Gubernur dalam kasus tersebut. “Saya tidak menerima hal seperti ini karena disebutkan melibatkan Gubernur. Marwah Staf Khusus adalah menjaga nama baik Gubernur dengan menjadi mata dan telinga Gubernur di tengah masyarakat, dan ini jelas tidak terpuji,” katanya.

Oleh karena itu, Ferdinand menyarankan agar Gubernur Sulut mengambil langkah tegas terkait tindakan oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku.

“Tindaki saja. Sekali lagi ini adalah tindakan pribadi tanpa sepengetahuan Gubernur, apalagi sampai melakukan arogansi,” pungkasnya.

Kasus ini bermula ketika oknum Staf Khusus Gubernur Sulut diduga melakukan pelecehan seksual dengan memegang bagian bokong seorang wanita di sebuah rumah makan di kawasan Sario, Kota Manado. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Manado guna mendapatkan perlindungan hukum.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman serta pengumpulan keterangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, Gubernur Sulut telah memberhentikan oknum Staf Khusus tersebut dari jabatannya.

Ferdinand berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan, serta menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menjaga perilaku dan menghormati hak-hak orang lain. (**/Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.