Reportasemanado.com Bencana alam di wilayah Kabupaten Sitaro menjadi perhatian serius Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling dengan menginstruksikan BPBD Sulut berkoordinasi data dan bantuan yang akan diberikan. Hal ini diakui Kepala BPBD Sulut Adolf Tamengkel Seusui apel perdana,Senin (05/01)
Lanjut Tamengkel bahwa koordinasi dengan karo OPS sudah dilakukan menindaklanjuti petunjuk Gubernur YSK
Dikatakannya pula dari data yang diterima Banjir Bandang menimpa 7 kampung yakni batu sengko, Bahu, Peling, Paseng Bumbiha, Paniki dan kantor Polres Sitaro sehingga mengakibatkan kerusakan
Ditambahkannya pula untuk data sementara yang hilang 4, kemudian Meninggal 6 orang dan terdampak 100 KK. (Ven)







