KOTAMOBAGU, Reportasemanado.com – Kotamobagu tak lagi sekadar penonton. Dari kota kecil di jantung Bolaang Mongondow Raya, sebuah semangat besar sedang dipanaskan. Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Kotamobagu bersiap naik kelas—dan Wali Kota Wenny Gaib berdiri di garis depan untuk mengukuhkan kepengurusan barunya.
Bukan sekadar seremoni. Momentum ini menjadi sinyal keras bahwa domino bukan lagi permainan pengisi waktu, melainkan cabang olahraga prestasi yang siap dipertandingkan hingga tingkat nasional.
Dari Meja Rakyat ke Arena Prestasi
Domino selama ini identik dengan warung kopi dan teras rumah. Namun di Kotamobagu, citra itu mulai berubah. PORDI hadir membawa sistem, aturan, dan pembinaan yang jelas. Targetnya satu: prestasi dan pengakuan nasional.
“Kami ingin atlet-atlet domino Kotamobagu tidak hanya jago di kampung sendiri, tapi juga berani bersaing di level Sulawesi hingga nasional,” ujar salah satu pengurus PORDI dengan penuh optimisme.
Wali Kota Turun Gunung
Dukungan penuh datang dari Wali Kota dr Wenny Gaib, yang dijadwalkan akan mengukuhkan langsung pengurus PORDI Kota Kotamobagu. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tak setengah-setengah mendukung olahraga non-konvensional.
Pengukuhan ini juga dipandang sebagai titik awal pembinaan atlet, penyelenggaraan turnamen resmi, hingga persiapan mengikuti agenda nasional PORDI.
Kotamobagu Siap Cetak Atlet Domino
Dengan kepengurusan baru, PORDI Kotamobagu menargetkan Pembinaan atlet usia mudaTurnamen rutin dan berjenjang Partisipasi aktif di kejuaraan regional dan nasional Jika rencana ini berjalan mulus, bukan mustahil nama Kotamobagu bakal sering terdengar di papan skor nasional olahraga domino.
Domino Naik Kelas dan yang jelas, setelah pengukuhan nanti, domino di Kotamobagu bukan lagi sekadar hiburan. Ia telah menjelma menjadi arena adu strategi, konsentrasi, dan mental juara.Kotamobagu.(AH)






