“Sahendaruman: Rumah yang Hidup di Balutan Festival Seni Budaya Sangihe 2025”

oleh -443 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com — Gunung Sahendaruman kembali menjadi sumber inspirasi dalam Festival Seni Budaya Sangihe (FSBS) 2025. Melalui karya gaun bertajuk “Rumah yang Hidup” rancangan Mevy Alvionita Abast, pengunjung diajak untuk menyelami kekayaan hayati dan filosofi kehidupan masyarakat Sangihe yang berpadu harmonis dengan alam.

Gaun ini bukan sekadar karya busana. Ia menjadi bentuk edukasi visual yang menggambarkan keanekaragaman makhluk hidup yang mendiami kawasan Gunung Sahendaruman, mulai dari flora endemik hingga fauna langka yang hanya ditemukan di Tanah Tampungang Lawo pulau ujung utara Sulawesi itu.

Setiap lekuk desain dan warna yang digunakan menghadirkan pesan bahwa alam Sangihe bukan hanya indah, tetapi juga hidup dan bernapas bersama masyarakatnya.

Gunung Sahendaruman sendiri adalah simbol penting jati diri Pulau Sangihe. Lereng-lerengnya yang hijau dan udara segarnya bukan hanya menyimpan kekayaan hayati, tetapi juga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Masyarakat sekitar menjaga keseimbangan antara kebutuhan hidup dan kelestarian alam, menjadikan gunung ini cerminan hubungan erat antara manusia dan lingkungan.

“Kalau alamnya baik, budayanya juga akan ikut terjaga,” demikian pesan yang tersirat dalam karya Meivy.

“Sahendaruman adalah bukti bahwa manusia, alam, dan budaya bisa hidup berdampingan dalam harmoni.”

Melalui FSBS 2025, pesan itu disampaikan tidak hanya kepada masyarakat Sangihe, tetapi juga kepada pengunjung dari luar daerah. Gaun “Rumah yang Hidup” menjadi literasi visual yang mengingatkan bahwa identitas Sangihe tumbuh dari alamnya yang lestari.

Gunung Sahendaruman pun berdiri bukan sekadar sebagai lanskap alam, tetapi sebagai simbol kehidupan, tempat di mana alam, budaya, dan manusia saling menjaga untuk terus hidup dalam keseimbangan.

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.