Cherry Thungari Soeyoenus Tegaskan Komitmen Majukan PAUD di Sangihe

oleh -1463 Dilihat

Sangihe-Reportasemanado.com — Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Cherry Thungari Soeyoenus, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah kepulauan. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Auditorium Sam Ratulangi, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut, Kamis, 8 Agustus 2025.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Sulut, Anik Yulias Selvanus, tersebut dihadiri oleh seluruh Bunda PAUD kabupaten/kota serta para pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Cherry Thungari Soeyoenus menyebut, komitmen bersama ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memberikan layanan PAUD yang merata dan berkualitas, termasuk di wilayah-wilayah kepulauan seperti Sangihe.

“Kami di Sangihe akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pendidik, serta orang tua. Anak-anak di wilayah kepulauan berhak mendapatkan layanan pendidikan terbaik sejak usia dini,” ujar Cherry di sela-sela kegiatan.

Rapat koordinasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang dicanangkan pemerintah pusat, mencakup jenjang pendidikan dari PAUD hingga pendidikan menengah. Dalam sambutannya, Anik Yulias Selvanus menekankan bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia.

“Investasi terbaik untuk masa depan adalah memberikan pendidikan yang layak sejak usia emas anak-anak kita. Bunda PAUD di setiap daerah memegang peran penting dalam mendorong tercapainya hal ini,” kata Anik.

Cherry pun menambahkan bahwa upaya pembangunan PAUD di Sangihe tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran aktif seluruh pihak untuk menjamin mutu, akses, dan keberlanjutan layanan PAUD, termasuk penguatan kapasitas guru serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di kampung-kampung.

Langkah ini, menurutnya, adalah bagian dari kontribusi nyata daerah dalam menyongsong generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.

Penandatanganan komitmen bersama itu menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dan Bunda PAUD dalam memperjuangkan masa depan anak-anak melalui pendidikan sejak dini. Bagi Sangihe, ini adalah penegasan arah pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berpihak pada anak-anak di wilayah perbatasan.

(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.