Sah! Kalapas-Disdik Teken Kerjasama Pendidikan Kesetaraan WBP

oleh -590 Dilihat

MINAHASA, REPORTASEManado- Aksi nyata ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tondano, untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meski baru saja diprogramkan, dengan gerak cepat pihak Lapas langsung melakukan aksinya.

Ini terbukti dengan dilaksanakannya penandatangan perjanjian kerjasama antara pihak Lapas Tondano dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Tondano, yang berlangsung di Aula Dr. Sahardjo, oleh Kalapas Tondano, Akhmad Sobirin Soleh dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Hansje Tommy Wuwungan, disaksikan oleh sejumlah pejabat struktural, tenaga pendidik, dan perwakilan WBP sebagai peserta pendidikan.

Kalapas Tondano, Akhmad Sobirin Soleh, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama ini, yang menurutnya menjadi langkah nyata dalam mendukung hak pendidikan bagi para warga binaan.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana. Melalui kerja sama ini, kami berharap WBP memiliki kesempatan untuk memperbaiki masa depan mereka dengan bekal ilmu pengetahuan yang layak,” ungkap Kalapas Sobirin.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Minahasa, Tommy Wuwungan dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjamin akses pendidikan yang merata, termasuk bagi kelompok marginal seperti warga binaan.

“Kami menyambut baik komitmen Lapas Tondano dalam mendukung program kesetaraan ini. Pendidikan adalah jembatan menuju perubahan, dan kami percaya bahwa siapa pun berhak mendapat kesempatan kedua melalui pendidikan,” ujar Wuwungan.

Salah satu peserta pendidikan, Rasyid, WBP yang mengikuti Paket C, menyampaikan rasa syukurnya bisa melanjutkan pendidikan meski berada di dalam lapas.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dulu saya putus sekolah, tapi sekarang saya punya harapan untuk masa depan yang lebih baik. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah peduli,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, proses pembelajaran kesetaraan di Lapas Tondano akan mulai dijalankan secara terstruktur dan berkesinambungan, dengan dukungan tenaga pendidik dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tondano binaan Dinas Pendidikan.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Tondano dan Dinas Pendidikan Minahasa dalam mendorong reintegrasi yang berkelanjutan dan pemberdayaan WBP melalui pendidikan.(JM)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.