Reportasemanado.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIII Badan Kontak Organisasi Wanita (BKOW) Sulawesi Utara resmi dibuka, dengan tema “Perempuan Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”. Acara ini bertujuan untuk menelaah dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban 2018-2023, mengesahkan AD/ART dan program kerja 2026-2031, serta memilih pengurus baru.
Grace Sumayku, Ketua Panitia Pelaksana, menyatakan bahwa Musda ini sebenarnya akan dilaksanakan pada 2023 karena ada agenda nasional seperti Pilkada, sehingga ditunda saat ini.
“Tujuan Musda ini adalah untuk menelaah dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban, mengesahkan AD/ART dan program kerja, serta memilih pengurus baru,” ujarnya.
BKOW merupakan wadah aspirasi organisasi wanita dan menunjang program pemerintah menuju organisasi mandiri dan berkelanjutan. Keanggotaan BKO terdiri dari 56 organisasi dengan berbagai latar belakang.
Gubernur Yulius Selvanus melalui Plh Sekprov, DR Denny Mangala, menyampaikan selamat kepada Musda dan berharap BKOW dapat memainkan peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menopang tugas di bidang organisasi kewanitaan.
“Pemprov berharap BKOW bisa berkolaborasi mewujudkan Sulut maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya.
Gubernur Yulius Selvanus, melalui Plh Sekprov, menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan. “Perempuan hari ini bukan hanya penggerak dalam keluarga, tetapi juga pemimpin, inovator, pendidik, pelaku usaha, dan pengambil keputusan,” ujarnya.
BKOW memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Musda ini diharapkan dapat menjadi forum yang demokratis dan bermartabat untuk mengevaluasi capaian, menyusun program kerja yang relevan, dan memilih kepemimpinan yang visioner.
Kadis P3AD, Dr Tinneke Adam, dan para pejabat pemprov lainnya hadir dalam acara ini, yang diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama untuk membangun Sulut yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan tema “Perempuan Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, Musda ini diharapkan dapat menjadi titik tolak untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.( Ven)





