PLN dan Komisi XII DPR RI Nyalakan Harapan: 330 Warga Banggai Terima Bantuan Listrik Gratis BPBL 2025

oleh -43 Dilihat

Nuhon, Reportasemanado.com  – Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ir. H. Beniyanto Tamoreka, ST, SH., MM, bersama PT PLN (Persero) meresmikan penyalaan pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2025 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Senin (29/12).

Sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Komisi XII DPR RI, dan PLN ini berhasil menyasar 330 rumah tangga tidak mampu di wilayah tersebut agar mendapatkan akses listrik mandiri secara gratis.

Program yang menjadi bagian dari inisiatif strategis “Merdeka dari Kegelapan” ini dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banggai Irwanto Kulap SP, Anggota DPRD Kabupaten Banggai Sudan Latjeno, Kepala Desa Tomeang Andika Kulap, S.Si, serta jajaran manajemen PLN UP3 Luwuk.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun menegaskan bahwa program BPBL merupakan langkah konkret perusahaan dalam mewujudkan energi berkeadilan.

“Kami di PLN UID Suluttenggo berkomitmen penuh memastikan setiap rupiah dari bantuan pemerintah ini tiba dalam bentuk cahaya di rumah masyarakat. Program ini bukan sekadar penyambungan kabel, melainkan upaya menyalakan harapan bagi warga prasejahtera agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih kemajuan ekonomi dan pendidikan,” ujar Usman.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI, Ir. H. Beniyanto Tamoreka, menegaskan bahwa BPBL mencakup paket lengkap mulai dari pemasangan instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan, hingga token perdana.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Asta Cita Bapak Presiden agar masyarakat mendapatkan akses listrik yang merata. Kami terus memperjuangkan agar sebanyak 2.400 sambungan listrik gratis dapat disalurkan bagi warga di Sulawesi Tengah untuk menunjang aktivitas sosial dan pertumbuhan ekonomi pedesaan,” tegas Beniyanto di sela penyalaan simbolis.

Rasa haru dan bahagia terpancar dari salah satu penerima manfaat, Ibu Lis Saera (73). Warga Desa Tomeang ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, Bapak Menteri ESDM Pak Bahlil, dan PLN yang sudah membantu kami sekeluarga. Hari ini rumah kami sudah terang benderang,” tuturnya penuh syukur.

Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menambahkan bahwa PLN siap mengawal eksekusi teknis di lapangan agar rasio elektrifikasi mencapai 100%. Berdasarkan data, 330 titik BPBL 2025 di Kabupaten Banggai tersebar di 10 kecamatan, termasuk Pagimana (50), Bualemo (49), Batui (47), Masama (44), Bunta (38), Kintom (37), Nambo (35), Nuhon (16), Luwuk Selatan (9), dan Luwuk Timur (5).

Melalui program BPBL, negara memastikan bahwa masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tidak lagi tertinggal dalam menikmati energi, guna mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Sekilas Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060. (***)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.