Jakarta, Reportasemanado.com- Direktur Eksekutif ASEAN Centre for Energy (ACE), Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood, menekankan bahwa ketahanan energi adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.
Dalam plennary session Electricity Connect 2025, ia menyoroti bahwa permintaan energi di kawasan ini diproyeksikan tumbuh hampir tiga kali lipat pada 2050, sehingga diperlukan transformasi besar pada sistem energi.
Transformasi ini harus mencakup peralihan ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, seperti energi surya dan angin. Selain itu, ASEAN juga perlu meningkatkan efisiensi energi dan mengembangkan infrastruktur energi yang lebih modern dan terintegrasi.
“Ketahanan energi merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood.
ASEAN telah menetapkan target untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam total pasokan energi primer menjadi 23% pada 2025. Namun, masih ada tantangan besar untuk mencapai target ini, terutama dalam hal meningkatkan investasi dan mengembangkan teknologi energi terbarukan.
Untuk mengatasi tantangan ini, ASEAN perlu meningkatkan kerja sama regional dan internasional, serta mengembangkan kebijakan yang mendukung transisi energi. Dengan demikian, ASEAN dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan energi. (Ven)





