Reportasemanado.com- Kepala Bapenda Prov. Sulut, June E. Silangen, SE, Ak. MM, membuka rapat Tim Pembina Samsat dengan harapan dapat menyatukan langkah dan persepsi terkait pengelolaan Samsat.
Dalam rapat tersebut, dibahas program keringanan pajak sukacita natal yang diberikan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang diselenggarakan menjelang Hari Raya Natal, yang diharapkan dapat mendapat respon positif dari masyarakat.
Menurut Silangen, sampai dengan 14 Nov 2025, kendaraan R2 merupakan kendaraan dengan jumlah terbanyak yang memanfaatkan keringanan karena ada pembebasan 100% dengan jumlah 2800 kendaraan. R4 ada 2500an kendaraan yang telah memanfaatkan program keringanan pajak.
“Pemprov khususnya Bapenda tidak ada program insentif fiskal nasional. Kalaupun ada, terkait PBBKB yaitu insentif fiskan untuk perusahaan/WAPU,” jelas June.
Sementara itu, Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol. Indra Kurniawan Mangunsung, SH, SIK, MM, menambahkan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih tergolong rendah salah satunya mungkin karena kualitas pelayanan yang masih kurang baik.
“Apabila tempat pelayanan, sarana prasarana, hingga SDM nya baik maka tingkat kepatuhan juga akan meningkat,” katanya.
Ditempat yang samaKepala PT. Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Utara, Dicky Syiwa Permadi, SE., AAAI-K, CRA, juga menyampaikan bahwa kerja sama yang telah dilakukan selama ini telah terjalin dengan baik, namun data angka dan faktanya belum optimal.
“Tingkat kepatuhan masyarakat baru sekitar 41%. Jasa Raharja punya program SIGAP, berkolaborasi dengan instansi untuk meningkatkan tingkat kepatuhan,” jelasnya.
Kepala Divisi Pengembangan dan Bisnis PT. BGS, Jimmy Alexander, menambahkan bahwa channel digital BSG sudah termasuk pelayanan untuk para dealer.
“Sudah ada beberapa dealer yang menggunakan BSG Direct (Hasrat, Chery, Mitsubishi Bosowa). Perlu digencarkan program BSG Direct agar proses berjalan lebih cepat,” katanya.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas tentang pengadaan Go Cart untuk sosialisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.
“BSG siap menunjang permohonan pengadaan Go Cart dan berharap agar sinergitas seluruh pihak terus terjalin dengan baik agar pendapatan sulut semakin meningkat,” tutup Jimmy.
Hadir mendampingi Kaban June, Kabid Pajak Harold Lumempouw. (Ven)
Rapat Tim Pembina Samsat ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan Samsat di Sulawesi Utara dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.





