Reportasemanado- Bergerak cepat dan tepat menjadi salah satu kepiawaian Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), buktinya perhatian pemerintah pusat khususunya Kemenkes RI menerima proposal pengembangan dan perubahan nama RS Noongan Langowan Minahasa. Hal ini dibenarkan Kepala RSUD Noongan dr Inggrith Giroth.
Lanjut Mantan Kabid di Dinkes Sulut ini, bahwa proposal ini diterima langsung Wamenkes RI dr.Benny Paulus Octavianus SpP FISR.
Menurut dr Ingrith bahwa melihat terobosan Gubernur YSK di Sulut dalam sektor kesehatan, Wamenkes RI Siap mensupport pengembangan RSUD Noongan, bahkan siap berkunjung ke Noongan yang merupakan kampung halaman Ibunda Wamenkes RI.
Dikatakannya pula, RSUD Noongan awalnya merupakan Sanatorium Pertama di Indonesia Timur. Sehingga menurut Wamenjes bila TB Paru masih ada di bumi Indonesia, maka negara kita masih tergolong negara yang tidak maju.
“Wamenkes sangat konsen untuk mengeradikasi TB Paru dari Indonesia. Sehingga Wamen akan support pengembangan RS Noongan terutama pada ketersediaan sarana dan prasarana juga nakesnya pada pasien TB,” tandas dr Ingrith (Ven)
Terobosan Gubernur YSK, Wamenkes RI Terima Proposal Pengembangan dan Perubahan Nama RSUD Noongan





