Berkiprah di Kemendagri Ini Rekam Jejak Dr Noudy Tendean 

oleh -568 Dilihat

REPORTASEMANADO – Jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut semakin ramai dibicarakan bahkan sejumlah prediksi nama mulai dimunculkan salah satunya Dr Noudy Tendean yang saat ini berkiprah Sekretaris Badan Strategi Dalam Negeri di Kementerian Dalam Negeri dengan pangkat golongan Pembina Utama Madya IV/d

Terkait munculnya nama Noudy Tendean dalam poling masuk urutan kedua setelah urutan pertama Pjs Sekprov Tahlis Gallang dan urutan ketiga Dr Jemmy Kumendong dan keempat Dr Femmy Suluh sebagai masukkan ke Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay.

Inilah rekam jejak Dr Noudy Tendean untuk diketahui

Sementara itu Taufik M. Tumbelaka, menilai saat ini merupakan momentum krusial bagi pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

Tumbelaka menyebut, langkah evaluatif ini bukan hanya wajar, tetapi menjadi keharusan strategis dalam mengakselerasi performa mesin birokrasi menghadapi tantangan sosial, politik, dan ekonomi yang kian kompleks, baik di level nasional maupun global.

“Iklim yang berubah-ubah, baik secara politik maupun ekonomi, sangat berdampak pada daerah. Sulut butuh birokrasi yang solid, adaptif, dan responsif. Evaluasi birokrasi menjadi titik awal penguatan itu,” ujar Tumbelaka.

Namun, menurutnya, terdapat satu tantangan utama yang tidak bisa diabaikan: baik Gubernur Yulius maupun Wagub Victor bukan berasal dari kalangan birokrasi. Akibatnya, mereka dinilai belum sepenuhnya menguasai peta potensi sumber daya manusia (SDM) birokrat di lingkup Pemprov Sulut.

“Ini bukan kelemahan mutlak, tetapi fakta yang harus dikelola dengan cerdas. Duet Yulius–Victor tentu harus membuka ruang selebar-lebarnya untuk masukan, baik dari staf khusus, partai politik pengusung, maupun elemen masyarakat,” katanya.

Dalam rangka itu, Tumbelaka bersama sejumlah elemen masyarakat – termasuk pensiunan birokrat, jurnalis, dan tokoh sipil – turut menyusun sebuah kajian awal sebagai bentuk kontribusi pemikiran terhadap arah pemerintahan baru Sulut.

Kajian tersebut menggunakan empat variabel utama sebagai tolok ukur evaluasi, yakni Leadership, Integritas, Kepekaan, dan Kompetensi. (**)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.