Ini Hasil RUPS-LB BSG

oleh -1574 Dilihat

REPORTASEMANADO – Dirut BSG Revino Pepah melalui Pemimpin Divisi Corporate Secretary BSG Heince Rumende menyatakan dalam siaran persnya rapat umum pemeganag saham (RUPS) Luar biasa tahun 2024 Jumat (12/07/2024) bertempat di Ballroom Kantor Pusat BSG dan merupakan tindaklanjut hasil keputusan dalam RUPS tanggal 5 Februari 2024.
Lanjut Rumende keputusan yang dimaksud
– Menyetujui dan mengesahkan pelaksanaan Kelompok Usaha Bank (KUB) sebagai alternatif lainnya dalam rangka pemenuhan modal inti sesuai yang diwajibkan dalam POJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum
– Penunjukan Perusahaan Induk Pelaksanaan KUB akan dibahas dalam RUPSLB berikutnya
Dikatakanya pula untuk regulasi pemenuhan modal inti Bank tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 12/POJK. 03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
“POJK tersebut mewajibkan Bank Umum memiliki modal inti minimum Rp.3 triliun hingga akhir 2022. Sedangkan, untuk 12 BPD yang masih belum memiliki kecukupan modal inti (BSG salah satunya) masih diberikan tenggat waktu sampai akhir 2024,” tandas Rumende


Dijelaskannya pula untuk modal Inti BSG per hari ini adalah Rp. 1.715.523 juta (1.7 Triliun) sehingga masih terpaut ±1.3 Triliun dari yang dipersyaratkan oleh OJK, dan kekurangan modal tsb belum dapat dipenuhi oleh para pemegang saham dalam waktu yang sudah minim ini.
“Solusi paling viable untuk memenuhi ketentuan modal inti Rp.3 Triliun dalam batas waktu yang sudah singkat ini adalah dengan bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Induk yang memiliki modal inti yang cukup,” tutur Rumende.
Dikatakan Rumende terkait hasil Dalam RUPS LB diputuskan bahwa:
– Menetapkan PT. Mega Corpora sebagai Perusahaan Induk Kelompok Usaha Bank (KUB) dan PT. Bank Mega sebagai Bank Pelaksana Perusahaan Induk
– Memberikan kuasa/kewenangan kepada Gubernur Sulawesi Utara selaku Pemegang Saham Pengendali mewakili para pemegang saham Perseroan untuk melakukan pembahasan dan penandatanganan perjanjian KUB dengan PT. Mega Corpora
Menurut Rumende dipilihnya PT. Mega Corpora karena:
1. Memiliki Bank dengan struktur permodalan yang kuat
2. Memiliki standar SDM, infrastruktur IT dan Bank Digital
Apabila ber-KUB dengan Bank lain, share saham existing para Pesaham akan
terdilusi signifikan
4. Telah menjadi salah satu pemegang saham BSG sejak 2011
5. Proses KUB akan lebih mudah
” Dengan masuknya BSG dalam KUB PT Mega Corpora, maka melalui Bank Pelaksana PT. Bank Mega berkewajiban untuk support BSG dalam transformasi.Human Capital (SDM), pengembangan Teknologi & Informasi, kredit, dalam rangka meningkatkan kinerja BSG,” tutup Rumende didampingi stafnya.
Untuk diketahui rapat dipimpin Gubernur Sulut Prof DR (HC) Olly Dondokambey didampingi Komut BSG Edwin Silangen SE MSi. (Ven)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Reportase Manado di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.