Gubernur Olly Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2024, Sampaikan Pesan Kapolri : Tingkatkan Pengamanan

oleh -157 Dilihat

REPORTASEMANADO– Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2024 dipimpin Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Prof DR (HC) Olly Dondokambey di Lapangan Mapolda Sulut, Rabu (3/4/2024).
Gubernur Olly saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si terkait Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2024 tertanggal 3 April 2024, mengatakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 secara serentak di seluruh Indonesia.
Apel ini merupakan kesiapan akhir untuk Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI Polri dengan stakeholders terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, bisa aman dan lancar.
Dalam sambutan Kapolri, Gubernur Olly mengungkapkan berdasarkan survey indikator masyarakat atas penyelenggaraan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5%. Atau meningkatkan 15,7% dibanding tahun 2022.
Hal ini merupakan wujud aspirasi masyarakat atas kerja keras bersama yang harus dipertahankan dan tingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan survey Kementerian Perhubungan RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023.
Berkaitan hal tersebut Presiden Jokowi menekankan bahwa mudik tahun ini adalah mudik yang sangat besar sekali kenaikannya 56,% dibanding tahun lalu. Total yang akan mudik 190 juta pemudik tahun ini melalui urvey.
“Oleh karena itu saya menghimbau mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal, untuk menjawab tantangan ini TNI Polri bersama stakeholders terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2024,” terangnya.
Selain itu, melibatkan 155 ribuan personil selamat 13 hari dari 4-16 April 2024. Operasi ini telah diawali 28 Maret-3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi 17-23 April 2024.
Lanjut Gubernur Olly, dalam operasi ini telah dipersiapkan 5700 pos yang terdiri dari 3772 pos pengamanan, 1532 pos pelayanan dan 480 pos terpadu dalam rangka pelayanan utamanya pada jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan kriminalitas dan bencana alam. Serta di pusat-pusat keramaian pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima mampu memberikan pelayanan optimal.
Polri, Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR kembali mengeluarkan surat keputusan bersama tentang peraturan lalu lintas masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran 2024.
“Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas melalu pengamanan angkutan barang, penerapan ganjil genap. Serta sosialisasikan kepada masyarakat. Periksa kesiapan infrastruktur, moda transportasi, terapkan lalu lintas secara terukur dan terkoordinasi, “tutur Olly.
Ia juga mengajak sinergi koordinasi antar satgas pusat, daerah dan stakeholders terkait harus berjalan optimal sehingga pengguna jalan merasa aman. Termasuk penyeberangan laut diprediksi pengguna kapal penyeberangan mencapai 10,65 juta orang.
“Hindari antrian panjang saat menaiki kapal. Pastikan masyarakat mengetahui pelabuhan penyeberangan. Aspek keamanan dan kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting baik rumah yang ditinggalkan. Selain itu libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan Sholat Ied sebagai toleransi keagamaan Indonesia,”kunci Olly.
Sembari menambahkan, terkait stabilitas harga bahan pokok dan BBM harus tetap terjaga. Sehingga stok dapat tersalur diseluruh Indonesia.(Ven)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.