Gerdy Worang: Tidak Ada Data BPS Rakyat Sulut Kelaparan; Itu bukan Masalah Petani Perlu Pupuk Murah

oleh -652 Dilihat

REPORTASEMANADO – Frederik Worang, akademisi dan pengamat ekonomi dari UNSRAT mengatakan itu bukan masalah utama rakyat di Sulut (dan bukan masalah bangsa Indonesia juga),

” Rakyat Sulut tidak kelaparan, ” Tegas Worang seraya menambahkan kalau saya ditanyakan apa masalah utama bangsa Indonesia adalah: Pengangguran; Kekurangan Pangan; dan Kepastian Hukum. Kita bahas saja satu soal pangan yaitu komoditas utama masih import. Apakah masyarakat tau bahwa Indonesia mengimport susu dengan nilai import US$ 921 juta, beras $156 juta, jagung $ 544 juta; kedelai $735 juta; pupuk $523 juta; gula pasir $31 juta dan komoditi.

Lanjut Gerdy Worang yang juga Ekonom Unsrat ini,  Data BPS akhir tahun 2023 yang dikutip oleh CNBC total nilai import Indonesia $ 13.8 miliar atau Rp. 215 triliun rupiah. Kita bisa membayangkan jumlah ratusan trilliun ini dengan membandingkan APBD SULUT yang hanya Rp. 16 trilliun. Pemerintah harus berupaya mengurangi import komoditi ini dengan membangun pabrik pupuk agar petani mendapatkan kepastian untuk bercocok tanam dan tidak teriak lagi dengan mahalnya harga pupuk.

” Petani bisa tanam padi dan jagung dengan pupuk murah. Sehingga harga beras bisa murah. Juga, Indonesia bisa mengurangi import jagung yang adalah bahan utama pakan ternak. Sehingga peternak tidak berteriak lagi dengan kenaikan harga pakan. Pemerintah pusat harus bisa memutuskan lingkararan setan masalah pangan ini, ” pungkasnya

Last but not the least, profesi masyarakat Sulut sebagian besar petani. Kalau pupuk dan beras mahal maka pendapatan petani berkurang.(**/Ven)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.