Disbud Sulut Gelar Pameran Etnografi dan Ornamen Kain Tradisional

oleh -692 Dilihat

REPORTASEMANADO -Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara lewat Dinas Kebudayaan Daerah mengelar Pameran Etnografi dan Pameran Ornamen Kain Tradisional Sulawesi Utara Tahun 2023 yang dibuka Sekdaprov Sulut melalui Kadis Janny Lukas, Selasa (14/11/2023)
Dikatakan Sekprov Kepel melalui Lukas bahwa
Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara sebagai etalase kebudayaan menjalankan fungsinya dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan mengomunikasikan benda-benda budaya yang menjadi koleksinya kepada masyarakat. Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara memiliki ribuan benda koleksi yang dibagi berdasarkan klasifikasinya yaitu koleksi geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/ heraldika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknologika. ” Dalam Pameran kali ini mengusung tema Etnografi dan Ornamen Kain Tradisional dari tiga etnis di Sulawesi Utara, yaitu ornament kain Koffo dari Sangihe-Talaud, ornament kain Bentenan dari Minahasa, dan ornament kain dari Bolaang Mongondow, ” tukasnya kepada RM seraya menambahkan dalam pameran ini dapat kita jumpai pula sistem dan peralatan tradisional dalam menunjang mata pencarian masyarakat lokal, baik yang digunakan di darat, di sungai dan danau, maupun di laut.
Dikatakannya pula, ragam koleksi etnografi di Museum Sulawesi Utara yang dipamerkan saat ini menegaskan bahwa masyarakat Sulawesi Utara merupakan masyarakat yang heterogen, tumbuh dan berkembang serta berdampingan dengan pelbagai latar belakang baik segi keyakinan atau agama, bahasa dan etnis, yang kesemuanya berkewajiban merawat kemajukan dan bersama-sama memajukan kebudayaan daerah.
Lanjut Lukas, berbagai bentuk benda dan peralatan koleksi Etnografi di Museum Sulawesi Utara merupakan hasil gagasan, ide, dan olah pemikiran dari masyarakat di masa lampau, kemudian diwariskan turun temurun serta memiliki keunikan tersendiri sehingga menjadi kekayaan kultural Sulawesi Utara yang patut dibanggakan dan dilestarikan.
Lukas pun berharap lewat pameran dapat mengalami proses kebudayaan yang lebih mendalam dengan mengamati dan menelusuri berbagai koleksi etnografi dan ornament kain tradisional serta peralatan mata pencarian tradisional masyarakat Sulawesi Utara. (Ven)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.