Pasar Langowan Butuh Kendaraan Sampah

oleh -1149 Dilihat

REPORTASEMANADO, Langowan- Pasar langowan adalah salah satu pasar terbesar di Minahasa banyak warga masyarakat menggantungkan hidupnya dari berdagang di pasar ini bukan saja warga langowan raya tetapi kecamatan sekitar bahkan sampai ke kabupaten tetangga Mitra dan minsel, namun disisi lain pasar Langowan juga menghasilkan sampah yang tidak sedikit sehingga armada kendaraan yang ada saat ini hampir tidak mampu lagi mangangkut sampah setiap hari.

“Pasar langowan setiap pasar bisa menghasilkan sampah lima sampai enam meter kubik sehingga kendaraan yang ada tidak mampu lagi mengakut sampah yang ada.” Ungkap kordinator kebersihan pasar langowan Viksen Mumu kepada media, Kamis (09/03/2023)

Viksen juga menerangkan bahwa kendaraan yang ada saat ini di datangkan dari tondano dan kendaraan yang mengangkut sampah pemukiman.

“Saat ini ada dua kendaraan yang mengangkut sampah di pasar langowan bergantian setiap hari namun kendaraan tersebut lebih dulu mengangkut sampah di tempat lain, ada baiknya kami petugas kebersihan pasar langowan miliki kendaraan sampah sendiri supaya sampah dapat terangatasi meskipun setiap hari bisa dua kali mengangkut sampah, dengan demikian sampah pasar dapat teratasi ,”terangnya

Lebih lanjut viksen mengungkapkan sering kali para pedagang pasar mengkomplain apabila sampah tidak sempat di angkat meskipun petugas lembur sampai malam hari.

“Seringkali kami harus lembur sampai malam hari, kadang juga kendaraan tidak sempat datang mengangkut sampah belum lagi para pedagang mengkomplain kalau sampah tidak sempat di angkat, jadi sudah sangat dibutuhkan pasar langowan punya armada sampah sendiri” ungkapnya.

Ditambahkanya semoga tahun anggaran 2023 ini harapan akan kendaraan sampah di pasar langowan bisa terealisasi.

“Saya sudah menyampaikan hal ini ke dinas lingkungan hidup semoga tahun ini bisa dianggarkan pengadaan mobil sampah khusus pasar langowan,”punkasnya sambil berharap juga peripaku masyarakat seputaran pasar langowan tidak membuang sampah di pasar. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.